Rabu, 31 Oktober 2007

Bercak Hitam Brokoli


Penyakit bercak hitam disebabkan Alternaria brassica atau Alternaria brassicicola yang menyerang tanaman baik sewaktu di kebun maupun sesudah penyimpanan.

Gejala serangan penyakit ini ditandai bercak-bercak berwarna coklat muda atau coklat tua bergaris konsentris pada daun. Penyakit ini dapat pula menyerang pada bagian akar, pangkal batang, batang maupun bagian lain. Gejal serangan pada akar, batang dan tangkai daun biasanya bercak-bercak bergaris, berwarna kehitam-hitaman.

Penyakit ini dapat ditularkan melalui benih, dapat hidup pada biji dan sisa-sisa tanaman sakit di kebun. Pengendalian dapat dilakukan dengan menggunakan benih sehat dan perlakuan benih dengan air hangat (55oC) selama 15-30 menit atau fungisida sistemik.

Akar Gada Brokoli


Penyakit akar bengkak atau akar gada disebabkan cendawan Plasmodiophora brassicae merupakan masalah utama tanaman kubis-kubisan. Kerusakan yang ditimbulkan dapat mencapai 50-100%.

Gejalanya berupa daun layu seperti kekurangan air terutama pada saat cuaca panas atau siang hari terik. Pada malam atau pagi hari, daun akan segar kembali. Lambat laun pertumbuhannya terhambat dan tanaman tampak kerdil, tidak mampu membentuk bunga atau mati. Bila diamati akar kelihatan bengkak. Bentuk pembengkakan bervariasi yaitu bulat, bulat panjang atau tidak beraturan.

Infeksi oleh patogen dapat terjadi sewaktu bibit masih di persemaian. Cendawan dapat bertahan hidup di dalam tanah selama 15-20 tahun dengan membentuk spora atau sporangium.

Busuk Lunak Brokoli


Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Erwinia carotovora yang mengakibatkan busuk lunak pada tanaman sewaktu masih di kebun hingga pasca panen, dalam penyimpanan.

Gejala serangan ditandai tiba-tiba batang atau pangkal bunga mambusuk dengan baunya yang khas.

Pada umumnya infeksi bakteri ini melalui luka pada pangkal bunga yang hampir panen atau melalui akar tanaman yang terluka secara mekanis, oleh serangga atau mikroorganisme lainnya. Serangan penyakit ini biasanya didahului serangan penyakit busuk hitam.

Busuk Hitam Brokoli


Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Xanthomonas campestris dan merupakan bakteri tular benih (seed borne) yang menyerang tanaman kubis-kubisan pada semua umur. Serangan di persemaian menyebabkan rabah semai (damping off) karena infeksi awal terjadi pada kotiledon, kemudian menjalar ke seluruh bagian tanaman.

Gejala serangan ditandai dengan bercak coklat kehitaman pada daun, batang, tangkai, bunga maupun massa bunga yang diserang. Gejala khas pada daun tampak warna kuning kecoklat-coklatan berbentuk huruf “V“ dan kemudian mengering. Batang atau massa bunga yang terserang menjadi busuk berwarna ciklat atau hitam sehingga kurang layak dipanen atau tidak menghasilkan sama sekali.

Infeksi pada tanaman di kebun biasanya terjadi melalui luka atau bekas gigitan serangga. Bakteri dapat menular ke tanaman sehat lainnya atau melalui tanah.

Jumat, 28 September 2007

Mosaik Timun

Penyakit Mosaik

Penyakit mosaik pada timun merupakan penyakit yg disebabkan oleh Cucumber Mosaic Virus (CMV) atau Virus Mosaik Ketimun. Virusnya disebut Marmor astrictum Holmes. Selain itu, juga diketahui ada jenis virus lain yg menyerang tanaman timun yakni Zucchini Yellow Mosaic Virus (ZYMV)

Tanaman timun yg terinfeksi virus menjadi terganggu metabolismenya sehingga tanaman terhambat pertumbuhannya, junlah buah sedikit dan berukuran kecil.

Gejala spesifik berupa terjadinya klorosis pada daun (daun trotol kuning), belang hijau coklat, permukaan daun berlekuk-lekuk (bergelombang), ukuran permukaan daun lebih kecil, daun berlepuh hijau gelap (blister), pertumbuhan tanaman lebih pendek, daun berbentuk mangkuk atau cawan.

Penyebaran virus ini dapat secara langsung karena gesekan bagian tanaman yang sakit ke daun atau bagian tanaman lain yg sehat karena adanya angin, oleh kutu daun (Aphis gossypii Glow), pekerja kebun dan peralatan pertanian.

info lebih lanjut ? CLICK

Layu Bakteri Timun

Layu bakteri

Penyakit layu pada timun juga dapat disebabkan oleh bakteri Pseudomonas solanacearum E.F. Smith. Penyakit layu bakteri juga mematikan, tidak lama setelah gejala tampak.

Tanaman timun yg terserang bakteri gejala layu tampak pada bagian tubuh tanaman, Setelah beberapa waktu, tanaman akan layu secara keseluruhan. Gejala luar layu bakteri mirip dengan layu fusarium. Kedua penyakit ini dapat dibedakan dengan melihat gejala bagian dalam tanaman. Pada layu bakteri, batang timun jika dipotong akan tampak berlendir (lendir berwarna kemerahan), Akibat serangan bakteri ini, jaringan pembuluh pengangkutan di dalam batang tidak berfungsi sehingga pengangkutan air dan zat-zat hara terhenti.

Penyebaran bakteri ini dapat melalui air, serangga, nematoda, alat-alat pertanian yg baru dipergunakan untuk menebang tanaman sakit lalu digunakan untuk memangkas tanaman lain yg sehat. Bakteri dapat menginfeksi ke seluruh tubuh tanaman.

Penyakit layu bakteri, selain menyerang timun, juga menyerang tanaman lain seperti tembakau, kacang tanah, kentang, melon, lada, jahe, jeruk, ubi kayu, cabai dan semangka.

Layu Fusarium Timun

Layu Fusarium

Penyakit layu Fusarium menyebabkan tanaman layu dan mati. Penyebabnya adalah Fusarium oxysporium f.sp melonis (Leach et currence) Snyd et Hans. Cendawan ini berkembang pesat pada suhu 21-33oC dengan suhu optimum 28oC. Cendawan hidup dalam tanah dan menginfeksi tanaman melalui akar yang terluka karena alat pertanian atau karena serangan nematoda. Setelah menginfeksi, cendawan ini akan menjalar ke batang dan menetap pada berkas pembuluh pengangkutan dan merusak jaringan tersebut.

Gejala tanaman yg terserang layu Fusarium adalah pada mulanya tulang daun menguning, kemudian bercak kuning tersebut menjalar ke tangkai daun dan daun. Selanjutnya daun menjadi layu. Jika cendawan sudah menyerang batang naka seluruh tanaman akan layu, Kelayuan tanaman bersifat mendadak dan tetap (tidak bisa kembali sehat). Jika tanaman muda yg terserang penyakit ini maka akan kerdil, hidupnya merana dan menyebabkan kematian. Pada tanaman dewasa yg dapat bertahan sampai berbuah, maka buah yg dihasilkan kecil-kecil, jumlah buah sedikit dan kualitasnya jelek. Bila batang tanaman timun yg terserang penyakit layu Fusarium dipotong secara melintang, maka akan tampak adanya lingkaran-lingkaran berwarna coklat pada berkas pembuluhnya.